Tim Kesehatan Dan Personil Lanud Sugiri Sukani Ikuti Webinar Nasional.

0

Majalengka 

breakingsulsel.com - TNI AU. Bertempat di Gedung Suryadharma II Lanud Sugiri Sukani personil Satkes  dan personil Lanud Sugiri Sukani ikuti Webinar Nasional dalam rangka penanggulangan stunting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) indonesia untuk menuju indonesia emas tahun 2045, Kamis (02/2/2023)

Webinar Kesehatan Nasional diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya serta dihadiri oleh lima Narasumber meliputi, Dr.(C.H) dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K) bagian strategi Nasional enanganan tunting), dr. Akbar Novan Dwi Saputra, Sp.OG (K) bagian nutrisi ibu hamil untuk tumbuh kembang janin optimal, dr. Rina Pratiwi, Msi.Med.,Sp.A (K) bagian deteksi dini dan tata laksana stunting pada anak, Prof.Moesijanti Yudiarti Endang Soekarti, B.Sc.,MCN, Ph.D bagian pemenuhan gizi seimbang dan protein hewani untuk mencegah stunting dan Marsekal Pertama TNI dr.Mukti Arja Berlian, Sp.PD., Sp.KP., M.M bagian strategi penanganan stunting di RSPAD dengan moderator dr.Lidwina Tika Trisnawati, Sp.PD dari RSPAU dr.S. Hardjolukito dengan mengangkat tema "Penanggulangan Stunting Untuk Meningkatkan Kualitas SDM Indonesia Menuju Indonesia Emas 2045.

Berlangsungnya Webinar Nasional Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Fadjar Prasetyo,S.E.,M.P.P.,C.S.F.A menyampaikan bahwasannya 

TNI Angkatan Udara merupakan bagian dari komponen Bangsa yang  senantiasa turut berpartisipasi mensukseskan program pemerintah untuk mencapai target angka stunting turun menjadi  14% pada tahun 2024. Berangkat dari hal tersebut kita semua harus menjaga kesehatan dan memastikan gizi yang baik bagi seluruh anggota keluarga, sebagai unit terkecil masyarakat merupakan faktor terpenting dalam membentuk ketahanan keluarga, sehingga dengan harapan ketahanan keluarga yang baik harus mampu bersaing  di tengah arus dunia yang modern menuju indonesia emas 2045. Dengan apa yang sudah di agendakan nantinya dalam webinar ini akan membahas lebih mendalam terutama dalam aspek strategi penanganan pencegahan deteksi dini dalam perkembangan anak sehingga pemenuhan gizi menjadi seimbang,  dengan mencegah stunting tersebut, karena anak merupakan bagian dari generasi penerus Bangsa Indonesia yang salah satu kunci keberhasilan adalah ketahanan keluarga.

Kesempatan itu pula disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Angkatan Udara dara Marsma TNI dr. Swasono Rahayu, Sp.THT-KL.,M.Kes. bahwa saat ini pemerintah terus menekan percepatan perbaikan gizi masyarakat dalam rangka mendukung program Nasional untuk mewujudkan sumber daya manusia unggul dan berkualitas, dengan salah satu cara untuk mengatasi masalah stunting harus mengacu pada peraturan presiden nomor 72 tahun 2022 tentang percepatan penurunan stunting. Dalam usaha percepatan penurunan, stunting perlu dilakukan dengan perbaikan gizi dari hulu ke hilir yang di mulai dari remaja, calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui anak usia 0-59 bulan. Menteri kesehatan telah mengumumkan bahwa  stunting di Indonesia mengalami penurunan pada tahun 2021 terjadi 24.4% dan pada tahun 2022 menjadi 21.6%.

Lanjut disampaikan tentunya kabar baik ini dengan turunnya angka stunting tersebut kita tetap harus waspada jagan sampai hal tersebut akan membuat kita lengah kemudian menimbulkan stunting baru, karena akan berdampak pada produktifitas Bangsa Indonesia di masa mendatang, dengan harapan melalui webinar ini kita semua mendapat pemahaman demi pencegahan gejala deteksi dini dan tata laksana penanganan stunting, selain untuk membentengi diri dan keluarga juga turut berkontribusi dalam menyampaikan wawasan kepada masyarakat sekitar, Pesannya.

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)