Targetkan Partisipasi Pemilih 80 %, KPU Soppeng Gencar Sosialisasi Ke Pasar

0



Soppeng, Breaking SulSel.Com --- Targetkan Partisipasi pemilih 80 persen, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Soppeng DivisiSosialisasi dan pendidikan pemilih, gencar lakukan sosialisasi Pemilu pada tahun 2024 mendatang. Kegiatan Grebek Pasar dilaksanakan di delapan Kecamatan se Kabupaten Soppeng Jumat (26/1/2024).

Komisioner KPU Kabupaten Soppeng Divisi Sosialisasi dan pendidikan pemilih, L. Soewarno mengungkapkan kegiatan Grebek Pasar dilaksanakan di wilayah Kabupaten Soppeng. Tujuannya sebagai salah satu model sosialisasi yang dilaksanakan oleh KPU di seluruh Indonesia. “Agar Pemilihan Umum tahun 2024 tersosialisasikan dengan baik, khususnya kepada para pedagang pasar, pengunjung pasar, dan masyarakat lainnya,” ungkap L. Soewarno.

Ia menambahkan, harapannya segala informasi yang berkaitan dengan tahapan Pemilu, waktu pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara, partai politik peserta Pemilu, dan memilih apa saja pada saat Pemilu 2024 bisa tersampaikan, bisa dimengerti dan dipahami oleh masyarakat Kabupaten Soppeng.

“Golnya adalah, pada tanggal 14 Februari 2024 nanti, para pemilih yang sudah terdaftar di DPT, termasuk para sasaran pada sosialisasi Grebek Pasar ini datang ke TPS untuk memberikan suaranya,” ujarnya.

L. Soewarno juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan Grebeg Pasar ini. Semoga apa yang kita inginkan, apa yang menjadi tujuan kegiatan sosialisasi ini bisa tercapai.

Ditempat yang sama Kabid Hupmas KPU Kabupaten Soppeng Murtina mengatakan. Sosialisasi grebek pasar se kab. Soppeng, menyasar semua pasar di 8 kecamatan dengan menyebarkan brosur yg berisi informasi 5 jenis surat suara dan stiker parpol peserta pemilu untuk hari ini baru 3 pasar sdh dikunjungi, pasar takalla, sentral soppeng, dan cabenge, besok ke pasar tajuncu, dan batu batu ujarnya.

Murtina juga mengungkapkan, tingkat partisipasi pemilih menjadi salah satu indikator suksesnya Pemilu. Sehingga masyarakat diimbau agar menyalurkan hak suaranya dan tidak memilih golput.Kami secara berkelanjutan melakukan sosialisasi kepada masyarakat baik secara tatap muka maupun melalui media sosial," tuturnya.

"Penyaluran suara sangat penting pada Pemilu 2024, untuk menentukan pemimpin 5 tahun ke depan," ungkapnya. (01/**)


Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)